Linux Inspirations

Archive for the ‘FreeBSD’ Category

Mau Install salah satu aplikasi lewat port tapi lagi ngak bisa ke internet, yah akhirnya perlu mount CD ISO image Freebsd aja biar cepet. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Saat ini sering sekali saya mendapat serangan bruteforce ke service ssh dan ftp hampir di semua server internet. Barusan nemu tools yang lumayan bagus untuk menangkal serangan ini, namanya Bruteblock. Baca entri selengkapnya »

Install FreeBSD di HDD SATA saya dengan kapasitas 120G, dengan pastisi :

Filesystem Size Used Avail Capacity Mounted on Baca entri selengkapnya »

Edit file /etc/rc.conf, tambahkan baris berikut :

usbd_enable="NO"
background_fsck="NO"
update_motd="NO"
syslogd_flags="-ss"
accounting_enable="YES"
clear_tmp_enable="YES"
nfs_reserved_port_only="YES"

Edit file /boot/loader.conf, tambahkan baris berikut :

autoboot_delay="3"
kern.ipc.maxsockets=16384

Edit file /etc/sysctl.conf, tambahkan baris berikut :

security.bsd.see_other_uids=0
net.inet.tcp.sendspace=65536
net.inet.tcp.recvspace=65536
kern.ipc.somaxconn=2048
net.inet.icmp.drop_redirect=1
net.inet.icmp.log_redirect=0
net.inet.ip.redirect=0
kern.maxfiles=112328
kern.maxfilesperproc=31095
net.inet.tcp.blackhole=1
net.inet.udp.blackhole=1
net.inet.icmp.icmplim_output=0
net.inet.tcp.msl=3000
vfs.read_max=64
vfs.lorunningspace=6291456
vfs.hirunningspace=12388608
vfs.ufs.dirhash_maxmem=38554432

Aktifkan seluruh konfigurasi dengan me-reboot mesin :

server# reboot

Source Aslinya : http://www.devilian.net/2009/09/optimasi-server-freebsd/

Salam,

Lama-lama saya jadi jatuh cintrong juga nih ma “BSD Family” ternyata segala sesuatunya sangat mudah digunakan, update aplikasi, check Vulnerability, semua sudah ada utilitinya tinggal one command saja, duhh…jadi ngegemesinn nih…si “Setan Merah” hahaha… Baca entri selengkapnya »

  1. Secara fisik hard disk [IDE termasuk SATA] yang akan ditambahkan sudah terpasang dengan benar di komputer FreeBSD yang diinginkan yang sebelumnya hanya menggunakan satu hard disk IDE [ad0].
  2. # edit /var/run/dmesg.boot Langkah ini untuk melihat apakah hard disk baru yang ditambahkan bisa dikenali oleh sistem FreeBSD kita. Pada langkah-langkah selanjutnya, di sini diasumsikan bahwa hard disk baru dikenali sebagai ad1
  3. # dd if=/dev/zero of=/dev/rad1 bs=1k count=1 Langkah ini men-clear-kan hard disk baru
  4. # fdisk  -BI ad1 Langkah ini untuk menginisialisasi hard disk baru yang ditambahkan
  5. # bsdlabel -B -w -r ad1s1 auto lalu # bsdlabel -e ad1s1 Langkah ini untuk melabeli
  6. # mkdir -p /hd2 Langkah ini membuat direktori /hd2 untuk menampung mounting dari  partisi hard disk baru nantinya
  7. # newfs /dev/ad1s1e Langkah ini memformat partisi baru
  8. # mount -t ufs /dev/ad1s1e /hd2 Langkah ini untuk melakukan mounting partisi /dev/ad1s1e yang telah dibuat pada point 7 ke direktori /hd2 yang dibuat pada point 6
  9. # edit /etc/fstab Tambahkan baris berikut :

    /dev/ad1s1e    /hd2   ufs     rw     1    1

    agar pada booting berikutnya FreeBSD Anda bisa mengenali penambahan hard disk baru ini dan kita tinggal menggunakannya di /hd2

  10. Untuk hard disk tipe SCSI ganti ad dengan da

FreeBSD…masihkah perlu diragukan ?

Source : http://handaru.blogsome.com/2008/01/01/menambah-hard-disk-baru-di-freebsd-62/

Ports adalah salah satu metode instalasi third party software di FreeBSD. Sebelum dapat menginstalasi Program menggunakan ports, system harus memperoleh informasi ports-collection yang digunakan untuk memperoleh tentang makefiles, patches, dan deskripsi dari sebuah program. Ports-collection disimpan di /usr/ports. Baca entri selengkapnya »


ABout Me!


WordPress ini sengaja saya buat untuk menulis apa yang telah saya lakukan agar saya selalu ingat, tulisan yang saya buat kebanyakan dalam bentuk tutorials configurasi linux dari hasil uji coba saya dan sebahagian di kutip dari beberapa website lain yang saya anggap perlu untuk saya tulis disini. Mudah-mudahan tutorial yang saya buat ini berguna buat pencinta linux yang lain. Salam Sejahtera.

Blog Stats

  • 128,093 hits

Linux Inspiration