Linux Inspirations

  1. Secara fisik hard disk [IDE termasuk SATA] yang akan ditambahkan sudah terpasang dengan benar di komputer FreeBSD yang diinginkan yang sebelumnya hanya menggunakan satu hard disk IDE [ad0].
  2. # edit /var/run/dmesg.boot Langkah ini untuk melihat apakah hard disk baru yang ditambahkan bisa dikenali oleh sistem FreeBSD kita. Pada langkah-langkah selanjutnya, di sini diasumsikan bahwa hard disk baru dikenali sebagai ad1
  3. # dd if=/dev/zero of=/dev/rad1 bs=1k count=1 Langkah ini men-clear-kan hard disk baru
  4. # fdisk  -BI ad1 Langkah ini untuk menginisialisasi hard disk baru yang ditambahkan
  5. # bsdlabel -B -w -r ad1s1 auto lalu # bsdlabel -e ad1s1 Langkah ini untuk melabeli
  6. # mkdir -p /hd2 Langkah ini membuat direktori /hd2 untuk menampung mounting dari  partisi hard disk baru nantinya
  7. # newfs /dev/ad1s1e Langkah ini memformat partisi baru
  8. # mount -t ufs /dev/ad1s1e /hd2 Langkah ini untuk melakukan mounting partisi /dev/ad1s1e yang telah dibuat pada point 7 ke direktori /hd2 yang dibuat pada point 6
  9. # edit /etc/fstab Tambahkan baris berikut :

    /dev/ad1s1e    /hd2   ufs     rw     1    1

    agar pada booting berikutnya FreeBSD Anda bisa mengenali penambahan hard disk baru ini dan kita tinggal menggunakannya di /hd2

  10. Untuk hard disk tipe SCSI ganti ad dengan da

FreeBSD…masihkah perlu diragukan ?

Source : http://handaru.blogsome.com/2008/01/01/menambah-hard-disk-baru-di-freebsd-62/

Ports adalah salah satu metode instalasi third party software di FreeBSD. Sebelum dapat menginstalasi Program menggunakan ports, system harus memperoleh informasi ports-collection yang digunakan untuk memperoleh tentang makefiles, patches, dan deskripsi dari sebuah program. Ports-collection disimpan di /usr/ports. Baca entri selengkapnya »

Starting with the 4.x series FreeBSD included a built-in firewall called ipfw. ipfw is packet filtering firewall and in this how to I will show you how to install ipfw on your server. Here are the basic steps: Baca entri selengkapnya »

Q. How do I add a user to group under FreeBSD operating system?

A. You need to use pw command. The pw utility is a command-line based editor for the system user and group files, allowing the superuser an easy to use and standardized way of adding, modifying and removing users and groups. First login as the root using su or sudo command. Baca entri selengkapnya »

If you’re new to FreeBSD and you’ve not installed an application yet, you’re in for a treat. FreeBSD provides a wonderful and simple mechanism for installing and removing applications. Baca entri selengkapnya »

Beberapa hal penting yang sebaiknya dilakukan setelah menginstall FreeBSD

Setelah menginstal FreeBSD sebagai server, ada baiknya kalau kita melakukan hal-hal berikut ini. Baca entri selengkapnya »

IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer
berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya.

Namun bagi manusia tidak mungkin menghafalkan IP address tersebut, manusia lebih mudah menghapalkan kata-kata seperti http://www.yahoo.com, http://www.google.com, atau http://www.friendster.com. DNS berfungsi untuk mengkonversi nama yang bisa terbaca oleh manusia ke dalam IP addresshost yang bersangkutan untuk dihubungi. Baca entri selengkapnya »

ABout Me!


WordPress ini sengaja saya buat untuk menulis apa yang telah saya lakukan agar saya selalu ingat, tulisan yang saya buat kebanyakan dalam bentuk tutorials configurasi linux dari hasil uji coba saya dan sebahagian di kutip dari beberapa website lain yang saya anggap perlu untuk saya tulis disini. Mudah-mudahan tutorial yang saya buat ini berguna buat pencinta linux yang lain. Salam Sejahtera.

Blog Stats

  • 126,102 hits

Linux Inspiration